bikersleatherjacket.com – Tommy Soeharto pemilik Humpuss Group menjadikan Mangkuluhur City menjadi salah satu proyek properti paling ambisius di Jakarta dalam satu dekade terakhir. Berlokasi strategis di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, kompleks ini dirancang sebagai kawasan multifungsi modern yang menggabungkan perkantoran, apartemen mewah, dan hotel berbintang. Proyek ini menempati lahan seluas 4 hektare dan dirancang dengan lima menara utama, termasuk satu gedung supertall yang ditargetkan mencapai 80 lantai. Nilai investasi proyek ini ditaksir mencapai USD 1 miliar atau setara Rp13,07 triliun.
Kolaborasi Strategis dan Warisan Keluarga Cendana
Mangkuluhur City merupakan hasil kerja sama antara PT Wisma Purnayudha Putra dan KG Global Development milik pebisnis Harry Gunawan. Nama “Mangkuluhur” diambil dari putra Tommy, Darma Mangkuluhur Hutomo, sebagai simbol kesinambungan bisnis keluarga. Dalam sebuah pernyataan, Tommy menyebut proyek ini sebagai bagian dari “upaya membangun simbol kebanggaan baru untuk Jakarta.”
“Baca juga : Mpok Alpa Meninggal Dunia, Kebaikannya Dikenang Tetangga”
Proyek dimulai pada 2014 dengan pembangunan Office Tower One (33 lantai) dan Apartment Tower B (30 lantai). Pencapaian penting terjadi saat topping off Office Tower One dilakukan pada September 2016. Gedung ini sukses menarik KEB Hana Bank sebagai penyewa utama dengan kontrak selama 20 tahun untuk 13.000 meter persegi ruang kantor. Sementara Apartment Tower B direncanakan dikelola oleh Frasers Hospitality, meskipun nama tersebut tidak tercantum di situs resminya.
Kendala dan Ambisi Pencakar Langit
Tahap pengembangan selanjutnya mencakup Office Tower Two, yang dirancang sebagai menara setinggi 400–500 meter dengan 80 lantai, menjadikannya calon gedung tertinggi di Indonesia. Namun, realisasi pembangunan menara ini tertunda karena kendala perizinan dan pembebasan lahan, termasuk relokasi fasilitas umum seperti masjid.
Sementara itu, Regent Residences di Apartment Tower A (53 lantai) mulai diserahterimakan ke konsumen sejak 2019, dengan harga unit mulai dari Rp19 miliar hingga Rp76 miliar, tergantung luas dan posisi. Selain itu, hadir pula Mangkuluhur Artotel Suites dengan 360 kamar yang dikurasi langsung oleh Darma Mangkuluhur Hutomo. Artotel dipilih sebagai operator karena kesamaan visi untuk mengembangkan jaringan perhotelan lokal yang berkarakter seni dan gaya hidup Indonesia.
Struktur Kompleks dan Prospek Jangka Panjang
Secara keseluruhan, Mangkuluhur City memiliki lima komponen utama:
- Office Tower One – 33 lantai, telah beroperasi dan disewakan hingga 70%.
- Office Tower Two – 80 lantai, masih dalam tahap izin.
- Apartment Tower A – 53 lantai, mencakup hotel dan residensi Regent.
- Apartment Tower B – 30 lantai, disiapkan sebagai serviced apartment.
- Mangkuluhur Artotel Suites – Hotel dengan desain lifestyle dan seni modern.
Proyek ini dibiayai melalui skema kombinasi antara kas internal, pinjaman bank, dan penjualan unit—masing-masing menyumbang sekitar sepertiga dari total kebutuhan modal.
Mangkuluhur City bukan sekadar proyek properti mewah, tapi juga representasi kebangkitan gurita bisnis keluarga Cendana melalui Tommy Soeharto di era modern. Meski menghadapi tantangan administratif dan dinamika pasar, proyek ini tetap menunjukkan progres nyata. Keterlibatan generasi kedua, yakni Darma Mangkuluhur, memberi sinyal bahwa regenerasi bisnis keluarga sedang berlangsung.
“Baca juga : Vespa S Resmi Disuntik Mati, Ini Alasan Penghentiannya”
Dengan lokasi strategis, konsep desain megah, dan potensi menjadi ikon baru Jakarta, Mangkuluhur City masih menjadi proyek yang patut dicermati. Jika tantangan perizinan dan pembangunan supertall bisa diatasi, kawasan ini berpotensi mengubah wajah koridor Gatot Subroto dan memperkuat posisi keluarga Soeharto di lanskap properti nasional.




Leave a Reply