bikersleatherjacket.com -Kedutaan Besar Virtual Amerika Serikat di Iran memperbarui peringatan perjalanan pada Senin. Pemerintah AS mendesak seluruh warganya segera meninggalkan Iran karena meningkatnya risiko keamanan di kawasan Timur Tengah.
Dalam pernyataannya, Kedutaan Besar Virtual AS menyebut situasi keamanan di Iran semakin tidak menentu. Gejolak regional dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga negara asing, termasuk warga AS yang masih berada di negara tersebut.
Pemerintah AS meminta warganya bersiap menghadapi pemadaman internet yang berkepanjangan. Warga AS juga diminta merencanakan sarana komunikasi alternatif untuk menjaga akses informasi dan kontak darurat.
Kedutaan Besar Virtual AS menyarankan warga mempertimbangkan meninggalkan Iran melalui jalur darat. Armenia dan Turkiye disebut sebagai opsi rute evakuasi jika kondisi keamanan memungkinkan. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan dini.
Pemerintah AS juga memberikan perhatian khusus kepada warga berkewarganegaraan ganda AS-Iran. Kedutaan Besar Virtual menegaskan pemerintah Iran tidak mengakui kewarganegaraan ganda. Karena itu, warga dengan status ganda diminta meninggalkan Iran menggunakan paspor Iran.
Baca juga:“Sindir Trump dengan gambar firaun, Khamenei: Tiran akan tumbang”
AS Peringatkan Risiko Penahanan bagi Warganya di Iran
Pemerintah Amerika Serikat kembali memperingatkan warganya mengenai risiko keamanan serius di Iran. Kedutaan Besar Virtual AS menegaskan warga negara AS menghadapi ancaman interogasi, penangkapan, dan penahanan oleh otoritas setempat.
Dalam pernyataan resminya, pemerintah AS menyebut risiko tersebut tetap tinggi seiring memburuknya situasi keamanan regional. Warga AS dinilai rentan menjadi sasaran penegakan hukum tanpa perlindungan konsuler yang memadai. Kondisi ini meningkatkan urgensi imbauan untuk segera meninggalkan Iran.
AS menekankan keterbatasan bantuan konsuler bagi warganya di Iran. Kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, sehingga akses pendampingan hukum dan layanan darurat sangat terbatas. Pemerintah AS hanya dapat memberikan panduan melalui Kedutaan Besar Virtual.
Pemerintah AS juga mengingatkan potensi pemadaman internet dan pembatasan komunikasi. Kondisi tersebut dapat menyulitkan warga AS menghubungi keluarga atau memperoleh informasi darurat. Oleh karena itu, warga diminta menyiapkan jalur komunikasi alternatif.
Maskapai Batasi Penerbangan ke Iran di Tengah Peringatan Keamanan AS
Sejumlah maskapai penerbangan membatasi dan membatalkan penerbangan dari dan menuju Iran. Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya risiko keamanan dan peringatan perjalanan dari Amerika Serikat.
Dalam pernyataan resmi, Kedutaan Besar Virtual AS di Iran menyebut beberapa maskapai menangguhkan layanan hingga waktu yang belum ditentukan. Pembatasan ini mempersempit opsi perjalanan udara bagi warga asing yang ingin keluar dari Iran.
Pemerintah AS menilai pembatasan penerbangan memperbesar urgensi evakuasi alternatif. Warga AS diminta mempertimbangkan jalur darat menuju negara tetangga jika kondisi keamanan memungkinkan. Armenia dan Turkiye disebut sebagai rute yang dapat dipertimbangkan.
AS juga mengingatkan potensi gangguan operasional bandara dan pemadaman internet. Kondisi tersebut dapat menghambat pembelian tiket, komunikasi, dan koordinasi perjalanan. Warga diminta menyiapkan rencana cadangan dan komunikasi alternatif.
Keterbatasan penerbangan terjadi di tengah eskalasi ketegangan kawasan Timur Tengah. Risiko interogasi, penangkapan, dan penahanan bagi warga AS dinilai tetap tinggi. AS menekankan keterbatasan bantuan konsuler karena ketiadaan hubungan diplomatik dengan Iran.
Baca juga:“Menlu Iran: Ada instruksi asing ke demonstran untuk tembaki polisi”




Leave a Reply