bikersleatherjacket.com -China meminta Afghanistan dan Pakistan menahan diri setelah terjadi aksi saling serang di wilayah perbatasan. Seruan ini muncul menyusul meningkatnya eskalasi militer yang menimbulkan korban jiwa.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menyatakan Beijing memantau situasi dengan cermat. Ia menegaskan China prihatin atas peningkatan konflik kedua negara. China juga menyampaikan duka atas jatuhnya korban dalam bentrokan tersebut.
Menurut Mao Ning, China merupakan tetangga dan sahabat bagi Afghanistan dan Pakistan. Karena itu, Beijing berharap kedua pihak mengedepankan dialog. China menilai stabilitas kawasan penting bagi keamanan regional.
Ketegangan meningkat setelah Pakistan melancarkan serangan udara ke sejumlah fasilitas Taliban. Serangan menyasar gudang amunisi di Provinsi Khost dan Nangarhar pada Jumat pagi waktu setempat. Aksi militer itu dilakukan sebagai bagian dari Operasi Ghazab Lil Haq.
Pakistan menyatakan operasi tersebut sebagai respons atas serangan Taliban Afghanistan. Kelompok tersebut sebelumnya menyerang pos-pos Pakistan di wilayah perbatasan. Insiden itu terjadi pada Kamis malam waktu setempat.
Baca juga:“Menag Ingatkan Zakat Hanya untuk Delapan Asnaf”
China Tawarkan Mediasi dan Desak Penghentian Konflik Afghanistan-Pakistan
China mendesak Afghanistan dan Pakistan segera menghentikan pertempuran. Beijing menilai eskalasi konflik hanya akan merugikan kedua pihak.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menyatakan perpanjangan ketegangan akan menimbulkan kerusakan di kedua negara. Ia menegaskan China mendukung pemberantasan semua bentuk terorisme. Namun, ia meminta langkah tersebut tetap berada dalam koridor stabilitas regional.
Mao Ning menyerukan kedua negara tetap tenang dan menahan diri. Ia mendorong penyelesaian perbedaan melalui dialog dan negosiasi. Menurutnya, pendekatan diplomatik lebih efektif dibandingkan konfrontasi militer.
China juga meminta kedua pihak mengakhiri pertempuran sesegera mungkin. Beijing menilai penghentian konflik penting untuk mencegah penderitaan lebih lanjut. Stabilitas kawasan dinilai sebagai kepentingan mendasar kedua bangsa.
Dalam pernyataannya, Mao Ning menyebut China telah berupaya menjadi mediator. Beijing menggunakan jalur komunikasi yang tersedia untuk meredakan ketegangan. China menyatakan siap terus memainkan peran konstruktif.
Ketegangan di perbatasan Afghanistan-Pakistan kerap memicu instabilitas regional. Wilayah tersebut menjadi titik sensitif aktivitas kelompok bersenjata lintas batas. Situasi keamanan yang memburuk dapat berdampak pada perdagangan dan konektivitas kawasan.
Serangan Balasan Pakistan dan Afghanistan Picu Korban Jiwa di Perbatasan
Ketegangan militer antara Afghanistan dan Pakistan kembali meningkat setelah serangan dan balasan terjadi di sejumlah titik perbatasan. Insiden terbaru menyebabkan korban jiwa dan luka di kedua pihak.
Pejabat Departemen Kesehatan Nangarhar melaporkan fasilitas rumah sakit berkapasitas 20 tempat tidur di Torkham terkena serangan. Serangan tersebut diduga dilakukan oleh militer Pakistan. Seorang petugas medis dilaporkan terluka dan telah dipindahkan ke fasilitas lain untuk perawatan.
Pihak Afghanistan mengecam serangan terhadap fasilitas kesehatan. Serangan pada infrastruktur sipil dinilai memperburuk situasi kemanusiaan. Wilayah perbatasan memang menjadi area rawan sejak lama.
Sebelumnya, Menteri Informasi dan Penyiaran Pakistan, Attaullah Tarar, menyatakan dua tentara Pakistan tewas. Tiga prajurit lainnya mengalami luka akibat tembakan Taliban Afghanistan. Serangan tersebut menyasar pos-pos Pakistan di sepanjang perbatasan.
Tarar menegaskan pasukan keamanan Pakistan segera melancarkan serangan balasan. Ia menyebut respons militer dilakukan secara cepat dan efektif. Pemerintah Pakistan menyatakan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga integritas teritorial.
Menurut pernyataan resmi, Pakistan berkomitmen melindungi keselamatan warganya. Pemerintah menilai tindakan militer sebagai bagian dari pertahanan negara. Ketegangan ini memperpanjang daftar bentrokan di kawasan perbatasan.
Menanggapi serangan balasan tersebut, Afghanistan kembali melancarkan operasi militer. Operasi itu dilakukan dari Provinsi Helmand dan Kandahar di wilayah selatan. Langkah tersebut menunjukkan eskalasi konflik yang belum mereda.
Perbatasan kedua negara selama ini menjadi titik sensitif keamanan regional. Aktivitas kelompok bersenjata dan sengketa lintas batas kerap memicu bentrokan. Situasi ini menimbulkan risiko bagi stabilitas Asia Selatan.
Baca juga:”Harga Emas UBS dan Galeri24 Naik Tipis Jumat Pagi”




Leave a Reply