bikersleatherjacket.com -Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Republik Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amodi, menegaskan negaranya mengecam serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta serangan balasan yang menyasar Saudi dan negara-negara Teluk lainnya. Pernyataan ini disampaikan saat wawancara dengan media di Jakarta, Jumat.
“Kita tahu bahwa pertama serangan itu dilakukan oleh Amerika dan Israel terhadap Iran. Dalam kesempatan ini, pemerintah negara-negara Teluk secara umum, yaitu enam negara, mengecam tindakan yang dilakukan oleh Israel,” kata Dubes Faisal.
Dubes Faisal menegaskan bahwa sejak awal konflik, Kerajaan Saudi dan negara Teluk lainnya menekankan kepada Iran bahwa wilayah mereka tidak boleh dijadikan lokasi serangan. Pernyataan ini menegaskan posisi diplomatik negara-negara Teluk untuk menjaga kedaulatan dan keamanan regional.
Meskipun begitu, Iran tetap melakukan serangan balasan ke negara-negara Teluk, termasuk Saudi. Serangan tersebut menargetkan sejumlah fasilitas publik dan instalasi politik penting, meningkatkan ketegangan di kawasan Teluk.
Baca juga:“Prabowo Pastikan THR Lebaran 2026 Cair Tepat Waktu”
Dubes Saudi Tegaskan Sikap Tenang dan Tolak Serangan Balasan ke Iran
Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Republik Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amodi, menegaskan bahwa Arab Saudi tetap menahan diri dari serangan balasan terhadap Iran meski terjadi agresi militer di kawasan Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan untuk menekankan prinsip diplomasi dan stabilitas regional.
Menurut Dubes Faisal, serangan yang terjadi bertentangan dengan prinsip bertetangga baik, hukum internasional, dan norma-norma yang dianut masyarakat internasional. Ia menekankan bahwa tindakan agresif justru memperburuk ketegangan di kawasan.
“Sikap kami jelas, kami tidak melakukan serangan balasan itu. Kami menanggapi dengan keadaan sikap yang tenang, tidak berpihak untuk melakukan serangan balik kepada Iran,” jelas Faisal kepada media di Jakarta, Jumat.
Meskipun Saudi menahan diri, serangan dari Israel masih terus terjadi terhadap negara-negara Teluk dan kawasan Timur Tengah. Situasi ini meningkatkan risiko ketidakstabilan yang dapat memengaruhi keamanan regional dan internasional.
Dubes Faisal menekankan pentingnya stabilitas negara-negara Teluk. Menurutnya, kestabilan kawasan tidak hanya menguntungkan negara-negara Teluk, tetapi juga berdampak pada stabilitas global di bidang energi, pangan, dan perdagangan internasional.
Ketidakstabilan di Timur Tengah dapat mengganggu pasokan minyak, gas, dan pangan, yang berimplikasi pada ekonomi global. Oleh karena itu, Arab Saudi dan negara-negara Teluk berperan strategis dalam menjaga keamanan kawasan agar tidak berdampak luas.
Dubes Saudi Apresiasi Solidaritas Indonesia dan Kutuk Serangan Iran
Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Republik Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amodi, menekankan pentingnya meredakan ketegangan di Timur Tengah dan mengapresiasi dukungan Indonesia terhadap Saudi. Pernyataan ini disampaikan usai acara Buka Puasa Bersama di kediamannya di Jakarta.
Dubes Faisal menilai eskalasi konflik yang terus berlangsung tidak mencerminkan upaya untuk mengakhiri perang dan memulihkan stabilitas kawasan. Ia menegaskan bahwa serangan Iran terhadap negara Teluk, termasuk Saudi, tidak pantas dilakukan, apalagi pada bulan suci Ramadhan.
“Tidak sepatutnya Iran menyerang saudaranya, sesama negara muslim, apalagi serangan itu dilakukan pada bulan suci Ramadhan,” ujar Faisal. Pernyataan ini menegaskan sikap Arab Saudi untuk menjaga perdamaian dan menahan diri dari tindakan balasan.
Dalam kesempatan tersebut, Dubes Faisal juga mengapresiasi dukungan historis dan solidaritas yang diberikan oleh Indonesia. Ia menekankan hubungan kokoh antara kepemimpinan kedua negara yang bersahabat, serta kesepakatan dalam mendorong stabilitas regional.
Baca juga:“Prabowo Kritik Pengamat yang Picu Kepanikan Publik”




Leave a Reply