bikersleatherjacket.com -Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Pertemuan berlangsung di Istanbul, Turki, pada Sabtu, sebagai bagian dari agenda diplomasi bilateral Indonesia–Turki.
Berdasarkan informasi yang diterima dari Istanbul, pertemuan digelar di Istana Dolmabahce. Agenda dimulai pukul 16.00 waktu setempat atau 20.00 WIB. Pertemuan berlangsung hampir satu jam dalam suasana resmi dan tertutup.
Kunjungan kehormatan ini mencerminkan komitmen Indonesia memperkuat hubungan strategis dengan Turki. Kedua negara memiliki kerja sama aktif di bidang diplomasi, pertahanan, dan ekonomi. Turki merupakan mitra penting Indonesia di kawasan Eropa dan Timur Tengah.
Baca juga:“Indonesia Satu Grup dengan Malaysia, Persaingan Panas di Kejuaraan Beregu Asia 2026”
Menlu dan Menhan RI Lanjutkan Dialog Strategis dengan Turki Usai Pertemuan di Istanbul
Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melanjutkan agenda diplomasi di Turki. Keduanya melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul. Pertemuan ini memperkuat kesinambungan dialog strategis kedua negara.
Sebelum pertemuan tertutup, Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie berfoto bersama Presiden Erdogan. Sesi foto berikutnya turut diikuti Menlu Turki Hakan Fidan dan Menhan Turki Yasar Güler. Setelah itu, perbincangan berlangsung secara tertutup dengan fokus kerja sama bilateral.
Kunjungan kehormatan ini digelar sehari setelah Dialog 2+2 Menlu dan Menhan RI–Turki di Ankara. Dialog tersebut berlangsung pada Jumat, 9 Januari. Forum ini menjadi mekanisme penting untuk menyelaraskan kebijakan strategis kedua negara.
Dalam Dialog 2+2, delegasi Indonesia dan Turki membahas peningkatan kerja sama lintas sektor. Bidang yang dibahas mencakup keamanan dan pertahanan. Perdagangan, ekonomi, pembangunan, dan energi juga menjadi agenda utama.
Indonesia dan Turki Perkuat Kerja Sama Pertahanan dan Dukungan ASEAN dalam Dialog 2+2
Indonesia dan Turki menegaskan komitmen memperkuat kerja sama strategis melalui Dialog 2+2 Menlu dan Menhan. Dialog ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan kepentingan keamanan dan diplomasi kedua negara. Pertemuan tersebut menegaskan arah kemitraan jangka panjang.
Dalam dialog tersebut, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama pertahanan. Fokus diarahkan pada pengembangan sumber daya militer dan teknologi pertahanan. Upaya ini ditujukan untuk mencapai kemandirian industri pertahanan nasional masing-masing negara.
Kerja sama pertahanan mencakup peningkatan kapasitas dan pertukaran keahlian. Indonesia dan Turki melihat peluang kolaborasi dalam riset dan pengembangan alutsista. Sinergi industri dinilai mampu meningkatkan daya saing global kedua negara.
Selain isu pertahanan, dialog juga membahas peran Turki di kawasan Asia Tenggara. Indonesia menyampaikan dukungan kepada Turki untuk meningkatkan status kemitraannya dengan ASEAN. Dukungan ini mencakup transisi dari mitra wicara sektoral menjadi mitra wicara penuh.




Leave a Reply