bikersleatherjacket -Para penggemar klub-klub Premier League Arsenal, Liverpool, Chelsea, dan Manchester United menjadi target utama para penipu yang menjual tiket palsu yang tidak berharga, berdasarkan data laporan yang dikeluarkan otoritas Inggris.
Sebuah laporan baru yang dirilis pada Senin (11/5) oleh Kementerian Dalam Negeri Inggris, yang kerap disebut Home Office, menyebutkan bahwa penipuan tiket meningkat 36 persen dalam enam bulan terakhir dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya .
Data ini, berdasarkan ribuan kasus penipuan antara Oktober 2025 hingga Maret 2026, menunjukkan bahwa para penjahat siber memanfaatkan tingginya permintaan tiket untuk laga-laga besar . Laporan tersebut mengatakan korban penipuan tiket kehilangan rata-rata 215 poundsterling (1 poundsterling = Rp23.686), meskipun beberapa korban kehilangan jauh lebih banyak, bahkan hingga ribuan poundsterling untuk tiket musiman atau kursi VIP yang tidak pernah ada .
Total uang yang hilang akibat penipuan ini meningkat 42 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya . Hampir sepertiga, atau 32 persen, dari semua penipuan tiket berkaitan dengan sepak bola .
Baca juga:Jepang Siap Kirim Pejabat ke Rusia demi Jaga Aset Perusahaan
Penipu Incar Tiket Piala Dunia 2026, Korban Bisa Rugi Ratusan Juta
Home Office atau Kementerian Dalam Negeri Inggris mengeluarkan peringatan keras menjelang ajang sepak bola terbesar dunia. Otoritas Inggris menyebut bahwa para penipu tiket kini beralih incar para penggemar yang akan bepergian ke Amerika Utara untuk Piala Dunia 2026 dan mereka bisa kehilangan uang ratusan juta rupiah dalam prosesnya.
“Para penggemar sepak bola yang antusias diperkirakan membayar jauh lebih banyak untuk tiket Piala Dunia yang mahal. Potensi kerugian bagi korban bisa sangat besar, terutama bagi mereka yang juga mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi melintasi Atlantik,” demikian bunyi laporan yang dirilis Senin (11/5/2026) .
Home Office menyatakan bahwa hampir sepertiga (32 persen) dari semua penipuan tiket saat ini berkaitan dengan sepakbola. Modus utamanya adalah menjual “tiket musiman” atau kursi VIP yang mewah namun pada kenyataannya tiket tersebut tidak pernah ada. Beberapa penggemar telah melaporkan kerugian hingga ribuan poundsterling hanya untuk satu janji palsu tiket di tribun tengah stadion.
Penipuan Tiket Piala Dunia 2026 Bisa Rugikan Penggemar Hingga Ratusan Juta Rupiah
Kementerian Dalam Negeri Inggris (Home Office) kembali mengingatkan para penggemar sepak bola untuk waspada terhadap lonjakan penipuan tiket menjelang Piala Dunia 2026, yang akan digelar hanya beberapa pekan lagi di Amerika Utara (AS, Kanada, Meksiko). Berdasarkan analisis data kerugian finansial, potensi korban tidak hanya kehilangan uang untuk tiket, tetapi juga biaya perjalanan lintas benua yang mahal.
“Para penggemar sepak bola yang antusias diperkirakan membayar jauh lebih banyak untuk tiket Piala Dunia yang mahal, sehingga potensi kerugian bagi korban bisa sangat besar—terutama bagi mereka yang juga mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi melintasi Atlantik,” demikian bunyi laporan yang dirilis Senin (11/5/2026).
Laporan tersebut menambahkan bahwa hampir sepertiga, atau 32 persen, dari semua penipuan tiket saat ini berkaitan dengan sepak bola. Para penipu diperkirakan akan secara agresif memanfaatkan penonton mancanegara yang tidak familiar dengan proses pembelian tiket resmi FIFA.
Baca juga:Bahlil Usulkan ASEAN untuk Bangun Storage Hub Minyak di Indonesia




Leave a Reply