bikersleatherjacket.com -Sebagian besar wilayah Jepang diselimuti salju tebal sepanjang pantai Laut Jepang pada Minggu pagi. Pusat kota Tokyo juga merasakan hujan salju tipis.
Badan Meteorologi Jepang memperingatkan kemungkinan gangguan serius pada lalu lintas di beberapa daerah dekat Kyoto, barat daya Prefektur Fukui, dan timur Prefektur Tottori. Warga diimbau untuk berhati-hati dalam berkendara.
Beberapa kota di Fukui dan Tottori mencatat salju setebal sekitar 30 sentimeter dalam enam jam pertama pagi hari. Sementara itu, pusat Tokyo melaporkan salju tipis setebal 3 sentimeter hingga pukul 05.00 WIB.
Fenomena ini termasuk dalam pola musim dingin Jepang yang kerap menghadirkan hujan salju lebat di wilayah pesisir Laut Jepang. Pihak berwenang terus memantau kondisi dan mengingatkan masyarakat untuk menyiapkan perlengkapan musim dingin.
Transportasi kereta dan jalan raya di wilayah terdampak mengalami penyesuaian jadwal untuk menjaga keselamatan penumpang. Beberapa sekolah juga mengumumkan pembelajaran daring atau libur sementara.
Bagi Tokyo, meski hujan salju tipis tidak signifikan, warga di pusat kota tetap diminta waspada terhadap permukaan jalan yang licin dan potensi gangguan transportasi umum.
Para ahli meteorologi memperkirakan salju tipis di Tokyo akan terus berlanjut hingga Senin pagi sebelum cuaca mulai membaik. Sementara wilayah pesisir Laut Jepang kemungkinan akan tetap mengalami intensitas salju tinggi hingga akhir minggu.
Baca juga:“China Kuasai 35,6 Persen Pasar Otomotif Global Selama 2025”
JEPANG WASPADA CUACA MUSIM DINGIN EKSTREM, SALJU DAN BADAi BERLANJUT
Musim dingin di Jepang diperkirakan terus intens sepanjang Minggu, dengan pola cuaca kuat mempengaruhi seluruh wilayah.
Badan Meteorologi Jepang memperingatkan kondisi atmosfer yang sangat tidak stabil, termasuk hujan salju lebat, badai salju, dan gelombang tinggi di perairan pesisir.
Warga diimbau untuk berhati-hati, terutama pengguna jalan dan transportasi umum, karena salju tebal berpotensi menimbulkan kemacetan dan risiko kecelakaan.
Beberapa wilayah pesisir Laut Jepang telah mencatat salju setebal 30 sentimeter dalam enam jam, sementara pusat Tokyo mengalami salju tipis sekitar 3 sentimeter.
Selain mengganggu transportasi darat, gelombang tinggi juga dapat menimbulkan risiko bagi kapal dan aktivitas pelabuhan, sehingga pihak berwenang meningkatkan patroli keselamatan.
Pemerintah daerah menyiapkan langkah mitigasi, termasuk menunda jadwal sekolah, penyesuaian kereta, dan penyebaran peringatan dini melalui media lokal.
Para ahli meteorologi memperingatkan, cuaca ekstrem ini dipicu oleh interaksi massa udara dingin dari Siberia dengan arus hangat di Laut Jepang, menciptakan badai salju lokal yang intens.
Masyarakat disarankan untuk mempersiapkan perlengkapan musim dingin, memantau perkembangan cuaca secara berkala, dan mengikuti instruksi resmi dari otoritas setempat.
OPERASI SHINKANSEN TERBATAS AKIBAT SALJU TEBAL DI JEPANG
Salju lebat yang menyelimuti Jepang pada Minggu menyebabkan jalur Shinkansen Tokaido dan Sanyo beroperasi dengan kecepatan dikurangi.
Operator kereta menyatakan pembatasan kecepatan diterapkan sejak awal layanan antara Shinagawa, Tokyo, hingga Atami di Prefektur Shizuoka.
Sementara itu, jalur antara Hiroshima dan Asa di Prefektur Yamaguchi juga mengalami pengurangan kecepatan untuk menjaga keselamatan penumpang.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi gangguan akibat akumulasi salju di rel dan jarak pandang yang terbatas.
Pihak operator menekankan bahwa layanan tetap berjalan, meski beberapa jadwal mengalami keterlambatan ringan untuk menyesuaikan kondisi cuaca.
Penumpang disarankan memeriksa jadwal terbaru melalui aplikasi resmi Shinkansen atau pengumuman stasiun sebelum melakukan perjalanan.
Selain Shinkansen, beberapa kereta regional di sepanjang pesisir Laut Jepang juga menghadapi keterlambatan akibat hujan salju dan badai salju lokal.
Otoritas transportasi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mengikuti instruksi petugas stasiun guna menghindari kecelakaan atau insiden terkait salju.
Baca juga:“Modinity Fashion Parade 2026: Borobudur Jadi Panggung Mode Asia Tenggara”




Leave a Reply