bikersleatherjacket.com – Komando Operasi (Koops) Habema Kogabwilhan III berhasil membebaskan Kampung Soanggama, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, dari kelompok bersenjata OPM. Operasi militer ini berlangsung terukur dan berhasil menewaskan 14 anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) OPM dari Kodap VIII/Soanggama.
Panglima Komando Operasi Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menjelaskan bahwa kelompok yang dilumpuhkan merupakan bagian dari jaringan pimpinan Undius Kogoya. Beberapa di antaranya terlibat langsung dalam aksi penembakan terhadap aparat keamanan dan warga sipil di wilayah tersebut. Menurutnya, tindakan tegas prajurit TNI dilakukan sesuai hukum dan demi menjaga keselamatan masyarakat.
langkah ini menjadi bagian dari komitmen TNI untuk menciptakan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.
Setelah kontak tembak berakhir, pasukan TNI melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Dari hasil operasi tersebut ditemukan sejumlah senjata api, amunisi, dan peralatan komunikasi milik kelompok OPM. Situasi di Kampung Soanggama kini dilaporkan aman dan berada dalam kendali aparat keamanan.
Keberhasilan ini menandai langkah signifikan TNI dalam menekan aktivitas kelompok bersenjata di Papua Tengah. Menurut data Kogabwilhan III, sepanjang 2025, intensitas serangan OPM menurun di sejumlah wilayah setelah operasi gabungan TNI-Polri digencarkan. Upaya ini diharapkan menjadi momentum untuk mempercepat pemulihan keamanan dan pembangunan di wilayah Intan Jaya serta sekitarnya.
“Baca juga : Turis Bule Dikeroyok di Thailand Gegara Ganggu Warga Lokal”
TNI Kuasai Markas OPM di Intan Jaya, 14 Anggota Ditembak Mati
Komando Operasi (Koops) Habema Kogabwilhan III berhasil merebut wilayah Kampung Soanggama, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, dari kelompok bersenjata OPM. Operasi militer ini menargetkan markas TPNPB OPM Kodap VIII/Soanggama yang dipimpin Undius Kogoya. Dalam baku tembak yang berlangsung intens, sebanyak 14 anggota OPM tewas ditembak pasukan TNI.
Panglima Komando Operasi Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menyebut beberapa yang tewas merupakan pimpinan utama dan pelaku penembakan terhadap aparat keamanan sebelumnya. Sementara sisanya melarikan diri ke arah hutan,” ujarnya kepada media, Kamis (16/5/2025).
Mayjen Lucky menegaskan bahwa tindakan prajurit TNI dilakukan secara terukur dan sah menurut hukum. Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan warga serta menegakkan kedaulatan negara. Ia juga menambahkan, operasi di wilayah tersebut akan terus dilanjutkan hingga situasi benar-benar aman.
Operasi Habema Tekan Aktivitas OPM, TNI Fokus Pulihkan Keamanan Papua
Pascaoperasi, prajurit TNI melakukan penyisiran di sekitar lokasi kontak tembak dan menemukan sejumlah senjata api, amunisi, serta peralatan komunikasi milik OPM. Saat ini, situasi di Kampung Soanggama telah terkendali dan masyarakat mulai kembali beraktivitas.
Menurut laporan Kogabwilhan III, operasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang TNI untuk menekan aktivitas kelompok bersenjata di Papua Tengah. Sejak awal 2025, intensitas serangan OPM di wilayah Intan Jaya dilaporkan menurun signifikan berkat operasi gabungan TNI-Polri.
Keberhasilan ini diharapkan mempercepat pemulihan keamanan serta pembangunan di wilayah-wilayah rawan konflik di Papua.
“Baca juga : Uni Eropa Denda Google Rp56 T atas Praktik Iklan Digital”




Leave a Reply