bikersleatherjacket -Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengakui timnya kesulitan menghadapi Real Madrid pada laga keenam fase liga Liga Champions di Santiago Bernabeu. Ia menilai tekanan yang diberikan Madrid memengaruhi ritme permainan City, terutama pada menit-menit awal pertandingan.
“Baca juga : Pria Jepang Habiskan Rp164 M untuk Koleksi Tas Hermes Birkin”
City Tertinggal Lebih Dulu Sebelum Membalikkan Keadaan
Guardiola menjelaskan Real Madrid beberapa kali menciptakan peluang berbahaya yang menguji lini pertahanan timnya. Manchester City bahkan tertinggal akibat gol Rodrygo sebelum membalikkan keadaan melalui Nico O’Reilly dan Erling Haaland. Menurut Guardiola, beberapa pemain City baru pertama kali bermain di Bernabeu, sehingga pengalaman itu penting untuk laga Liga Champions pada fase gugur.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan tim asuhan Xabi Alonso tampil lebih baik dalam sejumlah aspek. Ia menilai Madrid unggul dalam transisi dan tekanan di area tengah. Guardiola berharap pengalaman di Bernabeu membuat timnya lebih siap saat kembali bertemu pada Februari mendatang.
Guardiola menyebut gol penyeimbang menjadi titik balik yang membantu City masuk ke permainan. Ia menilai respons pemainnya menunjukkan mental kuat di pertandingan besar. Pertandingan ini menambah catatan menarik bagi kedua klub karena keduanya sering bertemu pada fase penting Liga Champions. Manchester City kini menjaga posisi di puncak grup dan memperkuat peluang menuju babak selanjutnya.
Guardiola Sebut Tekanan Real Madrid Buat Manchester City Kesulitan
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menilai pemainnya kesulitan menghadapi tekanan Real Madrid di laga keenam fase grup Liga Champions. Ia menekankan gaya bermain Madrid yang agresif membuat lini tengah dan pertahanan City bekerja ekstra. Guardiola menjelaskan beberapa pemain City baru pertama kali bermain di Santiago Bernabeu, sehingga pengalaman ini penting untuk persiapan fase gugur.
Guardiola mencontohkan bagaimana Josko Gvardiol dan rekan-rekannya menutup ruang gerak City secara efektif. “Kami memainkan pertandingan melawan Sunderland dan Fulham dengan cara berbeda, tetapi Madrid secara tradisional bermain menekan tinggi. Stadion mereka mendukung gaya ini,” kata Guardiola. Ia menilai pengalaman ini akan membuat timnya lebih matang menghadapi pertandingan sulit berikutnya.
Kemenangan City Bawa Klub Naik ke Peringkat Empat Grup Liga Champions
Manchester City berhasil membalikkan keadaan dari ketertinggalan melalui gol Nico O’Reilly dan Erling Haaland, sehingga menang 2-1 atas Real Madrid. Guardiola menyebut meski senang dengan hasil akhir, timnya harus bermain lebih baik untuk menghadapi tekanan tinggi lawan elite. Kemenangan ini membawa City ke posisi empat klasemen sementara Grup Liga Champions dengan 13 poin dari enam laga.
Sebaliknya, Real Madrid turun ke posisi tujuh dengan 12 poin setelah kekalahan. Guardiola menekankan pembelajaran dari laga ini penting bagi persiapan City menghadapi fase knockout Liga Champions Februari mendatang. Menurutnya, pengalaman menghadapi tekanan Madrid di Bernabeu memberi timnya modal kuat untuk pertandingan besar selanjutnya.
“Baca juga : Perbandingan HP Flagship vs Mid-Range, Mana Pilihan Tepat?”




Leave a Reply