bikersleatherjacket – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengucapkan selamat Idul Fitri 1447 H sembari mengungkapkan keprihatinan atas perang yang berkecamuk di kawasan Teluk Persia di bulan Ramadhan. Ia juga menyatakan solidaritas bagi negara-negara yang terdampak serangan. “Selamat Idul Fitri bagi semua umat Muslim di Ukraina dan di penjuru dunia,” ucap Zelenskyy melalui media sosial X, dipantau di Jakarta, Sabtu (21/3/2026) .
Keprihatinan di Tengah Konflik Timur Tengah
Dalam pernyataannya, Zelenskyy mengungkapkan keprihatinan bahwa di bulan Ramadhan, perang yang berdampak besar bagi dunia justru berkecamuk di Timur Tengah. Ia menyoroti “serangan mengerikan Iran, dengan drone dan rudal, mengenai kota-kota yang damai” . Pernyataan ini merujuk pada eskalasi konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat sejak akhir Februari 2026, yang telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan hampir 200 siswi di sebuah sekolah di Teheran .
Solidaritas Berbasis Pengalaman Ukraina
“Bagi rakyat Ukraina, yang juga menghadapi tantangan tersebut setiap harinya, adalah penting bahwa teror tidak akan berjaya di manapun di dunia ini dan bahwa nyawa harus dilindungi di setiap kawasan,” kata Zelenskyy . Ukraina sendiri telah menghadapi invasi Rusia sejak Februari 2022, dengan serangan drone dan rudal yang rutin menargetkan infrastruktur sipil dan energi .
Tawaran Kemitraan Keamanan
Untuk itu, Presiden Ukraina menyatakan negaranya akan “segera menawarkan kemitraan keamanan bagi negara-negara yang terkena serangan tersebut, dan tim Ukraina sudah berada di lokasi untuk bekerja menguatkan perlindungan nyawa” . Pernyataan ini menunjukkan bahwa Ukraina ingin berbagi pengalaman dan teknologi pertahanan, terutama dalam menghadapi serangan drone dan rudal, dengan negara-negara Timur Tengah yang menjadi korban agresi.
Konteks Global
Pernyataan Zelenskyy disampaikan di tengah eskalasi konflik Timur Tengah yang memanas setelah AS dan Israel melakukan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel dan target-target militer AS di kawasan . Konflik ini telah menyebabkan evakuasi besar-besaran warga asing, termasuk 70.000 warga Amerika Serikat yang dipulangkan sejak 28 Februari .
Dengan tawaran kemitraan keamanan ini, Ukraina menunjukkan solidaritasnya kepada negara-negara yang mengalami nasib serupa. Zelenskyy juga menegaskan bahwa teror tidak boleh dibiarkan berjaya di mana pun, sejalan dengan semangat Idul Fitri yang mengajarkan perdamaian dan kemanusiaan .
“Baca Juga : Xiaomi Dikabarkan Rilis Redmi 15A Pekan Depan di India”
Zelenskyy Soroti Penderitaan Muslim Ukraina dan Tatar Krimea: “Mereka Rayakan Idul Fitri di Tengah Perang dan Penjajahan”
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menjelaskan bahwa ketegangan akibat pertempuran semacam itu turut dialami masyarakat Muslim di Ukraina yang saat ini masih harus merayakan Idul Fitri di tengah perang dengan Rusia yang sudah memasuki tahun kelima. Sejak invasi besar-besaran Rusia pada Februari 2022, Ukraina terus menghadapi serangan drone, rudal, dan operasi militer yang merusak infrastruktur sipil serta mengganggu kehidupan beragama masyarakatnya, termasuk komunitas Muslim .
Penderitaan Muslim Tatar Krimea
Zelenskyy juga menyoroti kesusahan yang dialami masyarakat Tatar di wilayah Krimea yang mayoritas beragama Islam. Mereka “dipaksa merayakan hari raya di bawah penjajahan” sejak Rusia memasuki wilayah Semenanjung Krimea pada 2014 . Krimea, yang mayoritas penduduknya adalah Muslim Tatar Krimea, dianeksasi Rusia dalam referendum yang tidak diakui secara internasional. Sejak itu, masyarakat Tatar dilaporkan mengalami pembatasan hak-hak sipil, penindasan budaya, dan penganiayaan terhadap tokoh-tokoh komunitas mereka .
Harapan Perdamaian untuk Semua
Presiden Ukraina pun mengungkapkan harapan supaya semua keluarga Muslim senantiasa diliputi perdamaian, kekuatan, dan kesejahteraan. “Semoga hari raya ini mendatangkan keberkahan serta menguatkan iman dan kerja sama antara mereka yang senantiasa membela kehidupan. Semoga perdamaian semakin dekat bagi semuanya!” kata Zelenskyy .
Pernyataan ini menegaskan solidaritas Ukraina terhadap komunitas Muslim di negaranya sendiri maupun di kawasan Timur Tengah yang juga dilanda konflik. Bagi masyarakat Tatar Krimea, Idul Fitri kali ini menjadi momen yang penuh makna karena mereka merayakannya di tengah tekanan penjajahan yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.
Solidaritas Lintas Konflik
Zelenskyy sebelumnya menyatakan bahwa Ukraina akan segera menawarkan kemitraan keamanan bagi negara-negara yang terkena serangan Iran di Timur Tengah. Pernyataan ini mencerminkan perspektif Ukraina bahwa pengalaman mereka melawan agresi dapat menjadi bekal bagi negara-negara lain yang menghadapi ancaman serupa. Dengan mengaitkan perjuangan Ukraina, penderitaan Muslim di negaranya, dan konflik Timur Tengah, Zelenskyy memperlihatkan bahwa perdamaian adalah nilai universal yang harus diperjuangkan di mana pun .
“Baca Juga : iPhone 19e Dikabarkan Hadir dengan Layar ProMotion”




Leave a Reply