bikersleatherjacket.com – Elon Musk mengonfirmasi bahwa Samsung Electronics akan memproduksi chip AI6 khusus untuk ekosistem kecerdasan buatan (AI) Tesla. Kesepakatan senilai US$16,5 miliar (Rp271,5 triliun) ini menjadi salah satu kolaborasi terbesar di industri semikonduktor otomotif.
“Baca juga : Ekonom Senior Kwik Kian Gie Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun”
Detail Kemitraan Tesla dan Samsung
Musk menjelaskan bahwa Samsung sedang mengerjakan chip AI4, sedangkan TSMC dari Taiwan bertanggung jawab untuk AI5. Pabrik produksi chip AI6 Tesla akan berlokasi di Texas, AS, dekat kediaman Musk.
Dalam cuitannya di X (Twitter), CEO Tesla menyatakan, “Ini tahap krusial, saya akan terlibat langsung untuk mempercepat perkembangan.” Nilai kontrak bisa bertambah seiring perkembangan proyek.
Nilai kontrak antara Tesla dan Samsung mencapai US$ 16,5 miliar atau sekitar Rp 271,5 triliun. Musk menyebut proyek ini sangat penting dan strategis, terutama karena pabrik Samsung yang menangani produksi chip berada di Texas, dekat dengan kediamannya. “Ini adalah titik yang sangat krusial, dan saya akan turun langsung untuk mempercepat laju kemajuan,” tulisnya dalam unggahan.
Elon Musk Umumkan Samsung Buat Chip AI6 Tesla Senilai Rp 271 Triliun
Di sisi lain, Samsung mengumumkan secara resmi bahwa mereka menandatangani kontrak besar bernilai US$ 16,5 miliar dengan mitra tanpa menyebut nama. Kontrak berlaku sejak 24 Juli 2025 hingga 31 Desember 2033. Samsung juga menekankan bahwa detail kontrak dirahasiakan demi kepentingan bisnis, dan investor diminta untuk berhati-hati karena kemungkinan perubahan dalam perjanjian masih terbuka.
Chip AI6 yang dirancang Samsung akan menjadi tulang punggung komputasi otonom Tesla, mendukung sistem pemrosesan data real-time untuk kendaraan listrik dan robotik. Langkah ini juga mencerminkan tren global di mana perusahaan otomotif kini bergerak ke arah perusahaan teknologi penuh.
“Baca juga : PTDI Uji Terbang Drone ElangHitam Perdana di Bandara Kertajati”
Kerja sama ini menunjukkan meningkatnya ketergantungan industri otomotif terhadap semikonduktor canggih. Tesla, melalui dukungan Samsung, berharap dapat meningkatkan kinerja AI secara signifikan dan memperkuat posisinya di sektor teknologi kendaraan otonom global.




Leave a Reply