bikersleatherjacket – Menurut laporan awal, dua karyawan konter, Firman (30) dan Fikri (20), sedang bekerja ketika terdengar suara benturan keras di pintu. Awalnya mereka menduga hanya lemparan batu, tetapi sesaat kemudian muncul seorang pria tak dikenal bersenjata laras panjang di pojok ruangan. Firman langsung tiarap untuk menyelamatkan diri.
Insiden itu langsung memicu respons cepat aparat gabungan. Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2025, Polres Yahukimo, dan Brimob Kompi 3 Batalyon D segera menuju lokasi untuk melakukan pengejaran. Polisi masih menyelidiki motif penyerangan dan identitas pelaku.
Operasi Damai Cartenz Perketat Keamanan di Titik Rawan
Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Faizal Ramadhani, menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi kelompok bersenjata yang mengganggu keamanan warga. “Kami tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang mencoba mengganggu ketertiban dan rasa aman masyarakat,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).
Faizal menambahkan, aparat terus meningkatkan patroli dan memperkuat kehadiran di titik-titik rawan konflik. Langkah ini dilakukan agar aktivitas warga tetap berjalan aman pasca penembakan. “Satgas akan terus meningkatkan patroli serta memperkuat kehadiran aparat di titik-titik rawan,” tegasnya.
Serangan bersenjata di Yahukimo menjadi perhatian serius aparat keamanan. Sejak awal 2025, wilayah Papua Pegunungan tercatat beberapa kali menjadi lokasi gangguan keamanan oleh KKB. Upaya penegakan hukum dan pendekatan humanis terus diupayakan agar situasi kembali kondusif dan masyarakat merasa terlindungi.
“Baca juga : Boeing Defense Rekrut Pegawai Baru Usai Aksi Mogok”
Kronologi Penembakan di Yahukimo, Karyawan Selamat dari Aksi Brutal KKB
Aksi penembakan brutal kembali mengguncang Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan serangan di Kompleks Ruko Blok C, Jalur 1, Distrik Dekai, Kamis (30/10/2025). Insiden ini menargetkan sebuah konter ponsel, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Dua karyawan, Firman (30) dan Fikri (20), berada di lokasi saat serangan terjadi. Firman sempat tiarap ketika pelaku mengokang senjata dan mengarahkan laras panjang ke arah mereka. Sementara itu, Fikri yang tengah memperbaiki ponsel langsung bersembunyi setelah mendengar letusan senjata.
Usai melepaskan tembakan, pelaku yang diduga anggota kelompok separatis bersenjata melarikan diri ke arah belakang kompleks ruko. Warga sekitar yang mendengar suara tembakan segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat keamanan. Kejadian ini menambah deretan aksi kekerasan yang dilakukan KKB di wilayah Papua Pegunungan sepanjang 2025.
Aparat Perketat Patroli dan Buru Pelaku Penembakan Yahukimo
Tak lama setelah insiden terjadi, personel gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz 2025, Polres Yahukimo, dan Brimob Kompi 3 Batalyon D bergerak menuju lokasi. Aparat langsung melakukan penyelidikan dan penyisiran di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, menegaskan pihaknya akan menindak tegas setiap pelaku yang mengancam keselamatan masyarakat. “Kami tidak akan memberi ruang bagi siapa pun yang mencoba mengganggu ketertiban dan rasa aman warga,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).
Sebagai langkah antisipatif, aparat meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan di Distrik Dekai dan sekitarnya. Operasi keamanan terpadu juga diperkuat dengan dukungan intelijen dan pengawasan udara. Upaya ini diharapkan mampu menekan aktivitas KKB serta memulihkan rasa aman masyarakat Yahukimo.
“Baca juga : Mi Instan Berisiko Pemicu Usus Buntu? Fakta Terbaru Terungkap”




Leave a Reply