bikersleatherjacket.com – Polres Metro Jakarta Utara berhasil menangkap tiga anggota kelompok “Bajilo”, komplotan pencuri besi yang aksinya sempat viral di media sosial. Penangkapan dilakukan setelah video mereka mencuri besi dari truk di tengah kemacetan Jalan Raya Pelabuhan, Koja, beredar luas dan menuai kecaman publik.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno, menjelaskan bahwa penangkapan berlangsung pada Selasa, 7 Oktober 2025, sekitar pukul 18.00 WIB. Petugas yang mendapat laporan dari warga segera menyisir lokasi lampu merah Pos 9, tempat aksi para pelaku terekam kamera. Mereka langsung diamankan tanpa perlawanan,” ujarnya, Rabu (8/10/2025).
Menurut hasil penyelidikan, para pelaku kerap beraksi di kawasan pelabuhan dan sekitarnya dengan modus mencuri besi atau barang logam dari kendaraan berat yang berhenti di lampu merah. Aksi nekat ini dilakukan di tengah lalu lintas padat tanpa memperhatikan keselamatan diri maupun pengguna jalan lain. Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk potongan besi dan kendaraan yang digunakan saat beraksi.
Video aksi geng Bajilo ini sempat menjadi trending di berbagai platform media sosial, memicu kekhawatiran publik terhadap maraknya tindak kejahatan jalanan. Pihak kepolisian memastikan akan menindak tegas pelaku kejahatan serupa dan meningkatkan patroli di titik-titik rawan di wilayah Jakarta Utara.
Kompol Onkoseno menegaskan bahwa penyelidikan akan terus berlanjut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain. Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di jalan raya.
“Baca juga : Suzuki Access 125 Meluncur di IMOS 2025, Harga Rp 25 Jutaan”
Polisi Ungkap Identitas Tiga Anggota Geng Bajilo dan Barang Bukti Pencurian Besi
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno, mengatakan penangkapan ini menjadi langkah penting dalam mengungkap jaringan pencurian logam yang marak di wilayah pelabuhan. “Ketiga pelaku sudah kami amankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres,” ujarnya, Rabu (8/10/2025).
Polisi menduga ketiganya beroperasi secara berkelompok dan memiliki peran berbeda dalam setiap aksi. AA disebut sebagai eksekutor utama, sementara dua lainnya bertugas mengawasi situasi sekitar.
Polisi kini tengah menyelidiki kemungkinan keterlibatan mereka dalam jaringan pencurian besi lain di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok. Berdasarkan catatan kepolisian, kasus pencurian logam di wilayah ini meningkat dalam beberapa bulan terakhir seiring padatnya aktivitas bongkar muat barang.
Kompol Onkoseno menegaskan bahwa proses hukum terhadap para pelaku akan diselesaikan hingga tuntas. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak main hakim sendiri jika mendapati tindakan kriminal di jalan. “Kami meminta warga segera melapor agar petugas bisa bertindak cepat dan terukur,” pungkasnya.
“Baca juga : Honda Square X125 Meluncur, Skutik Irit Rp29 Juta”




Leave a Reply