bikersleatherjacket – Polisi Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap HD (37), pelaku penembakan terhadap pengacara berinisial WA (34) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Penangkapan berlangsung dramatis pada Kamis (30/10/2025) siang dan disaksikan warga sekitar.
Dari rekaman video yang beredar, HD terlihat dikepung sejumlah anggota Tim Opsnal Jatanras di pinggir jalan. Ia sempat terjatuh bersama sepeda motornya sebelum berhasil diamankan. Saat ditangkap, HD mengenakan jaket merah dan celana pendek. Polisi menemukan sepucuk pistol yang disembunyikan di bagian celananya.
Kombes Hengki Haryadi, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, membenarkan bahwa penangkapan dilakukan setelah pelaku dilacak melalui rekaman CCTV dan keterangan saksi. โPelaku sudah kami amankan beserta barang bukti senjata api. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif,โ ujarnya.
Penembakan terhadap WA sempat menghebohkan publik karena terjadi di area padat aktivitas. Korban diketahui merupakan pengacara muda yang tengah menangani kasus sengketa properti. Polisi masih mendalami apakah aksi tersebut terkait dengan pekerjaan korban atau motif pribadi.
Polisi Dalami Asal Senjata dan Jaringan Pelaku
Dalam video penangkapan, polisi tampak menanyai HD tentang asal senjata api yang digunakannya. Dengan nada tenang, HD menjawab bahwa pistol itu diperolehnya dari โtimโ. Meski demikian, pihak kepolisian belum menjelaskan siapa yang dimaksud dengan โtimโ tersebut.
Polda Metro Jaya kini mendalami dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini. Penyelidikan fokus pada sumber senjata api dan potensi jaringan kriminal di baliknya. Berdasarkan data sementara, senjata yang digunakan pelaku bukan milik resmi aparat atau organisasi keamanan.
Analis hukum pidana Universitas Trisakti, Andi Rahman, menilai kasus ini menjadi momentum bagi aparat memperketat pengawasan kepemilikan senjata api ilegal di Jakarta. โPeredaran senjata ilegal sering terkait dengan kasus kekerasan yang melibatkan kelompok tertentu,โ ujarnya.
Polisi memastikan akan segera merilis hasil pemeriksaan lebih lanjut, termasuk motif penembakan dan kemungkinan adanya dalang di balik aksi tersebut.
โBaca juga : Boeing Defense Rekrut Pegawai Baru Usai Aksi Mogokโ
Pelaku Penembakan Digiring Polisi Usai Ditangkap di Tanah Abang
Setelah berhasil diamankan, HD (37) digiring oleh petugas Subdit Jatanras Polda Metro Jaya ke dalam mobil untuk pemeriksaan lanjutan. Penangkapan ini menjadi lanjutan dari kasus penembakan terhadap pengacara berinisial WA (34) yang terjadi pada Selasa, 28 Oktober 2025 pagi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Peristiwa penembakan itu sempat menggegerkan warga sekitar karena terjadi di area padat dengan aktivitas bisnis. Korban WA mengalami luka akibat tembakan di bagian tubuhnya dan sempat mendapat perawatan di rumah sakit terdekat. Polisi segera bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku melalui rekaman CCTV dan keterangan saksi di lokasi kejadian.
Menurut informasi awal, HD diketahui merupakan bagian dari kelompok penjaga lahan di kawasan tersebut. Penyelidikan menunjukkan adanya konflik antara kelompok pelaku dan pihak korban terkait aktivitas penjagaan di area sengketa. Kasus ini menyoroti kembali masalah klasik perebutan lahan yang sering berujung pada tindakan kekerasan di Jakarta.
Motif Penembakan Diduga Akibat Konflik Lahan yang Memanas
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa pelaku mengaku melakukan penembakan karena kesal terhadap korban.
Dari hasil pemeriksaan awal, HD juga menyebut korban sempat melakukan intimidasi terhadap kelompoknya yang sedang bertugas menjaga lahan tersebut. โKorban mengintimidasi kelompok pelaku agar berkoordinasi dengan kelompok korban sebelum menjaga di lokasi tersebut,โ tambah Ade Ary.
Konflik lahan di Tanah Abang bukan hal baru. Wilayah ini kerap menjadi titik sengketa antara pemilik, pengelola, dan pihak keamanan informal yang mengklaim hak penjagaan. Kasus penembakan WA kini menjadi fokus utama penyidik untuk mengungkap keterlibatan pihak lain dan memastikan tidak ada aksi balasan dari kedua kelompok.
Polisi menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam kekerasan bersenjata, termasuk penyalahgunaan senjata api ilegal. Hasil penyelidikan mendalam diharapkan dapat membuka motif sebenarnya dan menjadi pelajaran agar konflik serupa tidak kembali terjadi di Jakarta.
โBaca juga : Mi Instan Berisiko Pemicu Usus Buntu? Fakta Terbaru Terungkapโ




Leave a Reply